GROSIRAN

Blog Om Benz - Indonesia - Membuat Portable Software Dengan WinRar (Jadul tapi Bermanfaat)



  1. Yang jelas Install dulu WinRAR ke sistem Anda.
  2. Buka folder/direktori tempat software yang akan Anda jadikan portable.
  3. Pastikan software tersebut hanya ada pada satu folder/direktori saja, tidak terpisah-pisah ke folder/direktori lain. Bila iya berarti tidak bisa dijadikan portable dengan menggunakan WinRAR.
  4. Lalu pilih/blok semua file yang ada dalam folder tersebut, pastikan terlebih dahulu file aplikasi utama software tersebut.
  5. Klik kanan, pada menu klik kanan pilih “add to archive” akan muncul menu “archive name and parameters”
  6. Pada menu tersebut, pada tab “general” beri tanda centang pada “create SFX archive” setelah itu masuk pada tab “advanced”
  7. Pada tab “advanced” pilih menu “SFX Option…”
  8. Pada menu SFX Option, pada tab general, terdapat kolom “setup program”, pada kolom tersebut terdapat kolom dengan judul “run after extraction” tuliskan nama file utama dan extensinya pada kolom tersebut.
  9. Buka tab”modes” lalu beri tanda centang pada “unpack to temporary folder” dan beri tanda centang pula pada “hide all” dan “overwrite all files”
  10. Bila anda ingin software anda tampil dengan ikon tertentu pilih tab “text and icon” masukkan ikon anda pada kolom “customize SFX icon”. Bila langkah ini tidak Anda lakukan tidak apa-apa tetapi software anda akan tampil dengan ikon WinRAR biasa.
Atau Dengan Cara Ini

  1. Buka winrar
  2. Pada winrar buka folder yang berisi software Anda berada selanjutnya lakukan hal yang sama dengan langkah 4 – 10. (Nailul)

Semoga bermanfaat

Blog Om Benz - Indonesia - Panduan Bermain Saham

Mau Main Saham?? Baca dengan seksama Gan....

Bermain di pasar saham bisa memberikan keuntungan yang jauh berlipat ganda dibandingkan dengan menyimpan uang di deposito atau berinvestasi di obligasi. Namun bermain di pasar saham juga bisa menyebabkan kerugian yang cukup besar. Oleh karenanya sebelum memutuskan untuk bermain saham sangatlah penting untuk mengevaluasi apakah anda adalah seseorang yang bersedia mengambil risiko yang sepadan untuk keuntungan yang sepadan. Risiko yang semakin besar akan menghasilkan keuntungan yang semakin besar.

Apabila risiko yang semakin besar menghasilkan keuntungan yang hanya kecil saja, berarti kita salah menerapkan strategi keuangan yang paling dasar, higher risk higher profit atau lower risk lower profit. Hal ini yang mendasari mengapa suku bunga deposito cukup rendah, karena risiko deposito juga cukup rendah.

Dengan demikian, memilih bermain saham, bukan deposito bank, berarti harus memperoleh keuntungan yang lebih besar dari deposito. Bila ternyata keuntungan diperoleh lebih rendah dari bunga deposito, maka ada yang salah dalam cara anda bermain saham.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang anda perlukan sebagai pemula untuk bermain saham. Tulisan ini mengasumsikan bahwa anda telah membaca buku yang cukup untuk mengerti mekanisme bermain saham, serta prosedur membuka rekening di perusahaan sekuritas.

Rumusan Umum:
1. Anda harus mempunyai keinginan yang cukup besar untuk bermain atau mengetahui cara bermain atau mempunyai keinginan yang kuat untuk memperoleh keuntungan dengan berinvestasi di pasar saham. Hal ini harus tertanam dalam diri anda sejak awal, atau jangan pernah bermain saham, sebaiknya beli reksadana saja. Rumus Pertama adalah: anda harus punya dorongan atau hasrat yang kuat untuk bermain saham dan untung.

2. Bermainlah dalam jumlah yang cukup kecil terlebih dahulu, misalnya Rp 10 juta atau Rp 20 juta mengingat selalu ada kemungkinan menghasilkan rugi bisa kecil bisa juga besar. Oleh karenanya bermainlah dalam jumlah uang yang kecil, seperti pilot project. Kalau anda mulai merasa nyaman dan mengetahui cara bermain untuk menghasilkan keuntungan, maka secara perlahan anda bisa menambah jumlah uang yang diinvestasikan. Ketika menambah jumlah yang diinvestasikan, selalu ingat bahwa uang yang anda tambahkan tersebut bisa habis, jangan hanya mengingat untung yang pernah anda peroleh, tetapi wajib mengingat bahwa investasi anda bisa berkurang bahkan habis. Anda tidak pernah tahu kapan sebuah peristiwa penting yang memberikan dampak negatif terhadap pasar terjadi; tiba-tiba saja bisa terjadi harga-harga anjlok, dan anda tidak sempat keluar dari pasar. Rumus kedua adalah: selalu ingat bahwa uang yang anda investasikan bisa berkurang atau bahkan habis.

Rumusan Teknis:
1. Lihat arah perekonomian, taksir laju pertumbuhan nasional
Penting untuk mengetahui ke mana arah pertumbuhan ekonomi, artinya apakah sedang boom, atau depressi atau diantaranya. Kalau ekonomi sedang dalam pertumbuhan yang semakin meningkat, maka itulah saat yang paling tepat berinvestasi. Sebaliknya apabila pertumbuhan ekonomi sedang dalam keadaan negatif, maka sebaiknya keluar dari pasar, kecuali anda sudah biasa shorting dan punya pengalaman sebagai trader.

2. Pilihan industri dan track recordnya. Pilih industri yang anda familiar dan lebih senangi/sukai. Pelajari sejarah industri tersebut secara mendalam dan baca pendapat-pendapat para ahli tentang industri tersebut. Pilih industri yang punya track record yang baik dalam memberikan keuntungan.

3. Pilihan saham dan track recordnya
Pilih 1 atau 2 saham, jangan lebih, dalam industri point 2 tersebut diatas. Pilih yang mempunyai track record yang baik.

4. Lihat PE
Saham yang Anda pilih tersebut harus yang mempunyai PE terendah dalam industri tersebut. PE adalah ratio antara harga pasar saham per lembar dibagi dengan net income bersih per lembar saham. PE pada dasarnya adalah angka relatif. PE 10 bisa disebut murah apabila PE yang lain lebih tinggi. Namun secara umum, sekarang ini PE 10 bisa dikatakan batas murah dan mahal, walaupun ini tidak ada dasar teorinya.

5. Kapitalisasi
Pilih saham yang mempunyai kapitalisasi pasar yang besar. Artinya nilai rupiah pasar saham yang beredar cukup besar. Sehingga para penggoreng saham tidak mempunyai cukup uang untuk menggoreng saham tersebut. Artinya kalau kapitalisasi pasar dari suatu saham kecil, maka pemain perseorangan dengan mudah dapat mengerakkan harga saham naik turun dengan jumlah modal yang dimilikinya.

6. Sentimen Pasar
Perhatikan sentimen pasar. Walaupun PE saham kita rendah, dan kapitalisasinya besar, sentimen pasar sering menjadi penentu naik turunya harga saham kita. Sentimen ini yang paling umum adalah indeks harga saham regional. Sentimen yang kedua, kejadian menarik yang berpengaruh di industri dimana saham kita berada. Misalnya kenaikan harga komoditas tertentu dan pengaruhnya terhadap keuntungan perusahaan yang sahamnya kita miliki. Sentimen ketiga adalah angka-angka perekonomian secara umum, misalnya angka pemberitaan angka laju pertumbuhan ekonomi, naik turunnya suku bunga oleh bank sentral, angka inflasi, angka pengangguran, angka order retail, sentimen konsumen, secara umum angka daya beli konsumen.

Demikian beberapa panduan untuk bermain saham untuk pemula. Jika anda disiplin dalam langkah-langkah tersebut di atas kemungkinan besar anda tidak akan mengalami kerugian. Masih ada banyak list atau trik-trik yang bisa dipelajari dalam bermain saham saat anda telah jauh terjun di dalamnya. Namun sebagai pemula, jangan sampai Anda menjadi bagian dari 90% pemain saham pemula yang umumnya merugi sebelum mulai untung. Anda tidak perlu merugi lebih dulu, anda bisa langsung untung. Lakukan ke 6 point tersebut diatas dengan disiplin penuh.
Selamat mencoba.

Sumber : Wealth Indonesia

Blog Om Benz - Indonesia - Investasi Dengan Ratusan Ribu Rupiah

Invest.. Invest Gan... Siapa Tahu OK.... :)

Walaupun anda hanya memiliki uang ratusan ribu rupiah, anda dapat tetap menabung untung masa depan. Ada beberapa instrumen keuangan yang dapat anda coba:
  1. Tabungan bank. Produk tabungan merupakan produk bank yang paling umum. Dengan menyisihkan 10% dari gaji anda dan dimasukkan kedalam tabungan anda sudah berada dijalan yang benar. Ada baiknya jika membuat dua rekening tabungan, dimana yang satu dapat digunakan untuk menabung dan satu digunakan untuk transaksi. Rekening untuk menabung sebaiknya jangan meminta dibuatkan kartu ATM agar kita tidak tergoda untuk mengambil dana yang seharusnya untuk investasi. Jeleknya investasi dengan tabungan bank adalah bunganya yang rendah dan jika uang kita terlalu rendah, maka tiap bulannya kita bisa rugi karena bunga yang diberikan lebih kecil dari pada biaya bulanan bank. Berikut adalah beberapa bank besar di Indonesia: Bank Mandiri, BCA, BRI, BII, BNI, Niaga, Mega, Permata, Danamon, Panin, Bukopin.
  2. Reksadana adalah kumpulan dana yang dikelola oleh manajer investasi. Dengan menabung di reksadana kita mempercayakan dana kita kepada manajer investasi. Berikut adalah jenis reksadana dimulai dari resiko yang terkecil dan return yang terkecil. 
    1. Reksadana pasar uang
    2. Reksadana pendapatan tetap
    3. Reksadana campuran
    4. Reksadana saham
Reksadana pasar uang memiliki return terkecil dengan resiko yang terkecil di bandingkan dengan reksadana lainnya. Reksadana saham memiliki resiko terbesar dan return terbesar dibandingkan dengan reksadana lainnya. Ada kalanya return reksadana saham akan lebih rendah dari pada reksadana pasar uang. Ketika pasar saham jatuh dan return yang diberikan negatif, maka returnnya akan lebih rendah daripada reksadana terproteksi.
Dengan menabung di reksadana umumnya akan dikenakan fee ketika membeli (subscribe) atau menjual (redeem). Besarannya tergantung dari masing-masing manajer investasi.
Berikut adalah reksadana terbaik dalam ajang Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2011 Majalah Investor:
Reksadana Saham
  1. Panin Dana Maksima/ Panin Sekuritas Tbk - Periode 1 Tahun - Aset > Rp 1 Triliun
  2. Panin Dana Prima/ Panin Sekuritas Tbk - Periode 1 Tahun - Aset > Rp 100 Miliar - Rp 1 Triliun
  3. BIG Bhakti Ekuitas/ MNC Asset Management - Periode 1 Tahun - Aset < Rp 100 Miliar
  4. Panin Dana Maksima/ Panin Sekuritas Tbk - Periode 3 Tahun - Aset > Rp 1 Triliun
  5. Panin Dana Prima /Panin Sekuritas Tbk - Periode 3 Tahun - Aset > Rp 100 Miliar - Rp 1 Triliun
  6. Reksa Dana Grow-2-Prosper /Corfina Capital - Periode 3 Tahun - Aset < Rp 100 Miliar
  7. Panin Dana Maksima /Panin Sekuritas Tbk - Periode 5 Tahun - Aset > Rp 1 Triliun
  8. Batavia Dana Saham /Batavia Prosperindo Aset Manajemen - Periode 5 Tahun - Aset < Rp 1 Triliun
  9. Panin Dana Maksima /Panin Sekuritas Tbk - Periode 7 Tahun - Aset > Rp 1 Triliun
  10. Batavia Dana Saham /Batavia Prosperindo Aset Manajemen - Periode 7 Tahun - Aset < Rp 1 Triliun
Reksadana Campuran
  1. Reksa Dana Panin Dana Bersama / Panin Sekuritas Tbk - Periode 1 Tahun
  2. Schroder Dana Terpadu II /Schroder Investment Management Indonesia - Periode 3 Tahun
  3. Semesta Dana Maxima /Semesta Indovest  - Periode 5 Tahun
  4. Danamas Fleksi /Sinarmas Sekuritas - Periode 1 Tahun
  5. Danamas Fleksi /Sinarmas Sekuritas - Periode 3 Tahun
  6. Danamas Fleksi /Sinarmas Sekuritas - Periode 5 Tahun
Reksadana Pendapatan Tetap
  1. Reksadana GMT Dana Pasti 2 /GMT Aset Manajemen - Periode 1 Tahun - Aset > Rp 100 Miliar
  2. Simas Danamas Instrumen Negara /Sinarmas Sekuritas - Periode 1 Tahun - Aset < Rp 100 Miliar
  3. Simas Danamas Mantap Plus /Sinarmas Sekuritas - Periode 3 Tahun - Aset > Rp 100 Miliar
  4. Simas Danamas Instrumen Negara /Sinarmas Sekuritas - Periode 3 Tahun - Aset < Rp 100 Miliar
  5. Danamas Stabil /Sinarmas Sekuritas - Periode 5 Tahun - Aset > Rp 100 Miliar
  6. Prospera Obligasi Plus /Prospera Asset Management - Periode 5 Tahun - Aset < Rp 100 Miliar
Reksadana Pasar Uang
  1. BIG Dana Lancar /MNC Asset Management - Periode 1 Tahun
  2. BIG Dana Lancar /MNC Asset Management - Periode 3 Tahun
Panin Sekuritas dan Sinarmas Sekuritas masing-masing tujuh award.
Untuk menghubungi Panin sekuritas:
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower II, Suite 1705
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan 12190 - Indonesia
Tel:             (62-21) 515 3055
Fax: (62-21) 515 3061
E-mail:  info@pans.co.id

Untuk menghubungi Sinar mas sekuritas:
Alamat: Plaza BII, 3rd Tower, 5th Floor,
Jl. MH. Thamrin no.51
Phone  021-3925550
Fax.     021-3927177, 3925539
Contact Person           Karina
Tips memilih reksadana:
  1. Pilihlah reksadana sesuai dengan resiko yang dapat anda ambil. Jika ingin resiko besar dan return besar dapat memilih reksadana saham atau campuran. Jika ingin yang lebih aman dapat memilih reksadana pendapatan tetap.
  2. Rutinlah membeli reksadana dengan menyisihkan sedikitnya 10% dari penghasilan.
  3. Pilihlah reksadana yang dapat memberikan hasil yang konsisten untuk jangka waktu yang panjang. Misalnya reksadana A return tahun ini 40%, return tahun lalu 10%. Sedangkan reksadana B return tahun ini 27% dan return tahun lalu 23%. Lebih baik memilih reksadana B karena lebih konsisten returnnya. Sebaiknya ada membandingkan return 3 sampai 5 tahun terakhir. Untuk mengecek hal tersebut anda dapat mengunjungi infovesta.com

Blog Om Benz - Indonesia - Pajak Atas Deviden

Masih Pajak Gan...

Pengertian Dividen sebagai objek pajak menurut UU PPh pasal 4 ayat 1 (g) adalah:

1. pembagian laba baik secara langsung ataupun tidak langsung, dengan nama dan dalam bentuk apapun
2. pembayaran kembali karena likuidasi yang melebihi jumlah modal yang disetor
3. pemberian saham bonus yang dilakukan tanpa penyetoran termasuk saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham
4. pembagian laba dalam bentuk saham
5. pencatatan tambahan modal yang dilakukan tanpa penyetoran
6. jumlah yang melebihi jumlah setoran sahamnya yang diterima atau diperoleh pemegang saham karena pembelian kembali saham-saham oleh perseroan yang bersangkutan
7. pembayaran kembali seluruhnya atau sebagian dari modal yang disetorkan, jika dalam tahun-tahun yang lampau diperoleh keuntungan, kecuali jika pembayaran kembali itu adalah akibat dari pengecilan modal dasar (statuter) yang dilakukan secara sah
8. pembayaran sehubungan dengan tanda-tanda laba, termasuk yang diterima sebagai penebusan tanda-tanda laba tersebut
9. bagian laba sehubungan dengan pemilikan obligasi
10. bagian laba yang diterima oleh pemegang polis
11. pembagian berupa sisa hasil usaha kepada anggota koperasi
12. pengeluaran perusahaan untuk keperluan pribadi pemegang saham yang dibebankan sebagai biaya perusahaan.

Yang termasuk dalam pengertian dividen sebagai non objek pajak adalah:

1. dividen yang diterima PT sebagai wajib pajak dalam negeri, koperasi,
yayasan, BUMN, BUMD, dengan syarat:
2. dividen berasal dari cadangan laba ditahan
3. bagi PT, BUMN dan BUMD, yang menerima dividen atas kepemilikan saham pada badan yang memberikan dividen paling rendah 25% dari jumlah model disetor dan harus mempunyai usaha aktif di luar kepemilikan saham tersebut
(ref: UU PPh pasal 4 ayat 3 (f))

Atas penghasilan dividen dikenakan PPh dengan tarif 15% dari penghasilan bruto, hal ini diatur dalam UU PPh pasal 23.
Jika penghasilan dividen yang bersumber dari Indonesia diterima atau diperoleh WP Luar Negeri, maka atas penghasilan dividen tersebut dipotong PPh Pasal 26 sebesar 20% dari penghasilan bruto. Jika penerima dividen ini adalah penduduk dari negara yang mempunyai perjanjian perpajakan dengan Indonesia, maka tarif yang dikenakan adalah tarif sesuai dengan tax treaty.

PPh atas Dividen Orang Pribadi

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2009, yang diterbitkan tanggal 9 Februari 2009, penghasilan berupa dividen yang diterima atau diperoleh WP OP dalam negeri dikenakan PPh dengan tarif final 10%.

Sebelumnya pengenaan PPh atas dividen yang diterima oleh WP OP perlakuannya sama dengan dividen yang diterima oleh WP Badan, yaitu dikenakan sebesar 15% dari penghasilan bruto sebagaimana diatur dalam UU PPh pasal 23.

Sumber: dokterpajak